Tutorial Membuat Aplikasi Android Secara Mudah | Bagian 8

Piye Kabare Brooo…!!!
Tutorial Membuat Aplikasi Android Secara Mudah | Bagian 8, Pada tulisan yang lalu kita sudah membahas bagian DatePicker, sekarang kita akan membahas masalah FloatingButton. Komponen FloatingButton ini bisa kalian pakai jika aplikasi yang akan dibuat membutuhkan tambahan menu. Sekedar mengingatkan untuk aplikasi yang dipakai sebagai tutorial ini menggunakan aplikasi appbuilder online, kunjungi halamannya disini .
Membuat aplikasi android semudah membuat mie instan
AppyBuilder

Tutorial Membuat Aplikasi Android Secara Mudah | Bagian 8

Floating Button adalah menu yang terdapat beberapa ikon di dalamnya yang akan muncul ketika Floating Button di tekan. Ikon akan bergerak meluas dari Floating Button. Pergerakannya juga berbeda dengan elemen palette lainnya tergantung dengan kepentingannya. Lihat gambar diatas untuk lebih jelasnya. Untuk caranya seperti biasa tinggal tarik ke tengah viewer design.

Membuat aplikasi android semudah membuat mie instan
AppyBuilder
BackgroundColor
      None

BackgroundColor berfungsi untuk merubah warna background dari FloatingButton. Warna awal dari background FloatingButton adalah none, untuk merubah warna background FloatingButton ini cukup klik tombol none lalu klik warna yang kalian inginkan.

ButtonSize

Untuk merubah ukuran FloatingButton kalian bisa menggunakan komponen button size ini jika kalian merasa kurang besar atau kecil.

Enabled

Untuk mengaktifkan fungsi FloatingButton klik enabled, untuk merubahnya hilangkan centangnya.

Image

Agar tampilan button kalian tampak cantik dan sesuai dengan keinginan kalian gunakan komponen image.

MarginBottom

Karena FloatingButton letaknya di bawah maka pengaturannya untuk bagian bawah bisa kalian atur di komponen MarginBottom.

MarginRight

Floating Button terletak di bagian kanan bawah, selain menggunakan pengaturan MarginBottom maka pengaturan yang bisa kalian  ubah di komponen MarginRight.

Visible

Untuk penggunaan terlihat atau tidak terlihat bisa kalian gunakan komponen visible.

Salam Koper

Tutorial Membuat Aplikasi Android Secara Mudah | Bagian 7

Piye Kabare Brooo…!!!
Tutorial Membuat Aplikasi Android Secara Mudah | Bagian 7, Pada tulisan yang lalu kita sudah membahas bagian Chronometer, sekarang kita akan membahas masalah DatePicker. Komponen DatePicker ini bisa kalian pakai jika aplikasi yang akan dibuat membutuhkan kalender. Sekedar mengingatkan untuk aplikasi yang dipakai sebagai tutorial ini menggunakan aplikasi appbuilder online, kunjungi halamannya disini .

Membuat aplikasi android semudah membuat mie instan
AppyBuilder

Tutorial Membuat Aplikasi Android Secara Mudah | Bagian 7

Penggunaan kalender ini biasanya digunakan untuk pembuatan aplikasi yang membutuhkan kalender didalamnya misalnya tanggal lahir, tanggal pendaftaran dan lain sebagainya. Tampilan DatePicker  yang ada di aplikasi akan tampak sebagai berukut.
Membuat aplikasi android semudah membuat mie instan
AppyBuilder

BackgroundColor

      Default

BackgroundColor berfungsi untuk merubah warna background dari DatePicker. Warna awal dari background DatePicker adalah none, untuk merubah warna background DatePicker  ini cukup klik tombol default lalu klik warna yang kalian inginkan.

Enabled
Tombol enabled ini berfungsi untuk mengatur fungsi komponen DataPicker  agar bisa berfungi.
FontBold
FontBold merupakan menu untuk merubah huruf menjadi tebal sama seperti fungsi bold pada ms-office. Dengan memberi centang pada menu FontBold akan mengubah tulisan di DatePicker menjadi tebal.
FontItalic
FontItalic  merupakan menu untuk merubah huruf menjadi miring sama seperti fungsi italic pada ms-office. Dengan memberi centang pada menu FontItalic akan mengubah tulisan di DatePicker menjadi huruf miring.
FontSize
Jika kalian merasa tulisan di DatePicker kurang besar atau kurang kecil kalian bisa merubah ukuran huruf nya di menu FontSize ini.
FontTypeface

default ▾
Kalian juga bisa merubah jenis hurufnya sesuai dengan keinginan kalian, meskipun jenis huruf yang disediakan sangat terbatas, hanya ada 3 jenis huruf yaitu sans serif, serif dan monospace.
FontTypefaceCustom

Untuk mengatasi keterbatasan jenis huruf yang disediakan kalian bisa memasukkan jenis huruf yang lain dengan menggunakan FontTypefaceCustom. Kalian bisa mendownload huruf nya disini
Height
Untuk mengatur tinggi menu button gunakan menu height. Secara default terisi automatic ini akan membuat tinggi tombol DatePicker otomatis sesua dengan ukuran huruf. Kalian juga bisa mengubah ukuran menjadi Fill parent yang membuat tinggi button memenuhi layar handphone. Atau atur sendiri tinggi DatePicker dengan menulis angka pada kolom pixels atau percent

Width
Menu width ini untuk mengubah lebar menu DatePicker yang ingin kalian buat, sama hanya dengan menu height kalian diberi pilihan untuk membuat lebar DatePicker kalian.
Image
Menu image ini untuk memberi gambar atau mengubah tampilan DatePicker kalian sesuai keinginan. klik menu image kemudian akan ada pilihan upload file. Klik upload file dan pilih gambar yang tersimpan dalam komputer kalian. klik ok tunggu aplikasi mengunggah gambar kalian kedalam aplikasi.
Shape

default ▾
Secara default tombol menu disajikan dalam bentuk persegi panjang, ada 3 pilihan bentuk yaitu rounded atau bulat, rectanguler atau persegi panjang dan oval.
ShowFeedback
Menu showfeedback atau tampilkan umpan balik secara default sudah tercentang.

Text
Secara default tulisan di DatePicker adalah text for DatePicker1, kalian bisa mengubah tulisan menjadi sesuai fungsi dari aplikasi yang kalian buat misal masuk, keluar, lanjut dan lainnya
TextAlignment

center : 1 ▾
TextAlignment ini untuk mengatur kata pada DatePicker apakah rata kiri, tengah ataupun rata kanan
TextColor

      Default
Secara bawaan warna tulisan pada button akan tersetting default kalian bisa merubah warna tulisan dengan menekan tulisan default dan memilih warna yang kalian inginkan.
Visible

Visible ini merupakan menu untuk menampilkan DatePicker terlihat atau tidak secara default menu ini akan tercentang. Kalian bisa mengubah pengaturannya dengan menekan tombol centang.
Semoga Tutorial Membuat Aplikasi Android Secara Mudah | Bagian 7, semoga bermanfaat dan berguna.
Salam Koper

Tutorial Membuat Aplikasi Android Secara Mudah | Bagian 6

Piye Kabare Brooo…!!!
Tutorial Membuat Aplikasi Android Secara Mudah | Bagian 6, Pada tulisan yang lalu kita sudah membahas bagian CheckBox, sekarang kita akan membahas masalah Chronometer. Chronometer ini bisa kalian pakai jika aplikasi yang akan dibuat membutuhkan penghitungan waktu. Sekedar mengingatkan untuk aplikasi yang dipakai sebagai tutorial ini menggunakan aplikasi appbuilder online, kunjungi halamannya disini .


Membuat aplikasi android semudah membuat mie instan
AppyBuilder

Tutorial Membuat Aplikasi Android Secara Mudah | Bagian 6

Untuk menggunakan komponen ini kalian cukup menarik komponen chronometer ke tengah viewer dari bagian design. Untuk mengatur tampilan dari chronometer ini sama dengan bagian palette yang lainnya yaitu dengan mengatur propertiesnya. 

BackgroundColor

      Default

BackgroundColor berfungsi untuk merubah warna background dari chronometer. Warna awal dari background chronometer adalah none, untuk merubah warna background chronometer ini cukup klik tombol default lalu klik warna yang kalian inginkan.

Enabled

Tombol enabled ini berfungsi untuk mengatur fungsi komponen chronometer agar bisa berfungsi.

FontBold

FontBold merupakan menu untuk merubah angka pada chronometer menjadi tebal sama seperti fungsi bold pada ms-office. Dengan memberi centang pada menu FontBold akan mengubah tulisan di chronometer menjadi tebal.

FontItalic

FontItalic  merupakan menu untuk merubah angka pada chronometer menjadi miring sama seperti fungsi italic pada ms-office. Dengan memberi centang pada menu FontItalic akan mengubah angka pada chronometer menjadi huruf miring.

FontSize

Jika kalian merasa huruf di chronometer kurang besar atau kurang kecil kalian bisa merubah ukuran huruf nya di menu FontSize ini.

Width

Menu width ini untuk mengubah lebar menu chronometer yang ingin kalian buat.

Image

Untuk memberi gambar pada background chronometer.

ShouldResume

Komponen palette ShouldResume ini berguna untuk mengembalikan waktu chronometer ke awal atau 00:00
Started
Komponen Started ini berguna untuk memulai aktivitas chronometer
TextColor

      Default
Jika warna hitam tidak menarik bagi kalian, kalian bisa mengubah warna huruf nya komponen ini.
Visible
Komponen ini untuk menampilkan menu untuk menampilkan chronometer terlihat atau tidak secara default menu ini akan tercentang. Kalian bisa mengubah pengaturannya dengan menekan tombol centang.
Demikian Tutorial Membuat Aplikasi Android Secara Mudah | Bagian 6 ini kami buat. Ikuti terus kelanjutannya 
Salam Koper

Tutorial Membuat Aplikasi Android Secara Mudah | Bagian 5

Piye Kabare Brooo…!!!

Tutorial Membuat Aplikasi Android Secara Mudah | Bagian 5, Pada tulisan yang lalu kita sudah membahas bagian button, sekarang kita akan membahas masalah CheckBox. CheckBox ini berguna untuk memberikan pilihan pada pengguna terhadap aplikasi yang kalian buat. Sekedar mengingatkan untuk aplikasi yang dipakai sebagai tutorial ini menggunakan aplikasi appbuilder online, kunjungi halamannya disini .

AppyBuilder


Tutorial Membuat Aplikasi Android Secara Mudah | Bagian 5

Pada tulisan kali ini kita akan membahas komponen palette bagian check box. Tarik komponen checkbox ke tengah viewer, setelah itu atur bagian propertiesnya. Berikut fungsi dari masing-masing komponen di bagian propertiesnya.
BackgroundColor

      None
BackgroundColor berfungsi untuk merubah warna background dari check box. Warna awal dari background checkbox adalah none, untuk merubah warna background check box ini cukup klik tombol default lalu klik warna yang kalian inginkan.
CheckboxColor

      Default

CheckboxColor berfungsi untuk merubah warna tampilan dari kotak check box. Warna awal dari kotak check box adalah default atau hitam, untuk merubah warna kotak check box ini cukup klik tombol default lalu klik warna yang kalian inginkan.

Checked

Menu checked ini untuk memberi tampilan awal apakah kosong seperti defaultnya atau sudah dalam keadaa tercentang, cukup klik di kotak checked untuk mengubah tampilannya.

FontBold
FontBold merupakan menu untuk merubah huruf menjadi tebal sama seperti fungsi bold pada ms-office. Dengan memberi centang pada menu FontBold akan mengubah tulisan di check box menjadi tebal.
FontItalic
FontItalic  merupakan menu untuk merubah huruf menjadi miring sama seperti fungsi italic pada ms-office. Dengan memberi centang pada menu FontItalic akan mengubah tulisan di check box menjadi huruf miring.
FontSize
Jika kalian merasa tulisan di check box kurang besar atau kurang kecil kalian bisa merubah ukuran huruf nya di menu FontSize ini.
FontTypeface

default ▾

Kalian juga bisa merubah jenis huruf di check box sesuai dengan keinginan kalian, msekipun jenis huruf yang disediakan sangat terbatas, hanya ada 3 jenis huruf yaitu sans serif, serif dan monospace.

Height
Untuk mengatur tinggi menu check box gunakan menu height. Secara default terisi automatic ini akan membuat tinggi tombol button otomatis sesua dengan ukuran huruf. Kalian juga bisa mengubah ukuran menjadi Fill parent yang membuat tinggi button memenuhi layar handphone. Atau atur sendiri tinggi button dengan menulis angka pada kolom pixels atau percent.

Width
Menu width ini untuk mengubah lebar menu check box yang ingin kalian buat, sama hanya dengan menu height kalian diberi pilihan untuk membuat lebar button kalian.
Text

Secara default tulisan di button adalah text for checkbox1, kalian bisa mengubah tulisan menjadi sesuai fungsi dari aplikasi yang kalian buat.

TextColor

      Default
Secara bawaan warna tulisan pada check box akan tersetting default kalian bisa merubah warna tulisan dengan menekan tulisan default dan memilih warna yang kalian inginkan.
Visible

Visible ini merupakan menu untuk menampilkan check box terlihat atau tidak secara default menu ini akan tercentang. Kalian bisa mengubah pengaturannya dengan menekan tombol centang.

Semoga Tutorial Membuat Aplikasi Android Secara Mudah | Bagian 5 bisa bermanfaat dan berguna.

Salam Koper

Tutorial Membuat Aplikasi Android Secara Mudah | Bagian 4

Piye Kabare Brooo…!!!

Tutorial Membuat Aplikasi Android Secara Mudah | Bagian 4, Sehubungan dengan banyaknya permintaan baik melalui email dan whatsapp untuk menuliskan tutorial mulai awal, maka kali ini mimin mulai dari awal atau dasarnya. Tutorial ini akan kita bagi menjadi beberapa bagian, dimulai dari pengenalan aplikasinya. Aplikasi yang kita pakai adalah appinventor, thunkable dan appybuilder. Tiga aplikasi itu sebenarnya sama berbasis dari app inventor, sedangkan thunkable adalah versi pengembangannya dan appybuilder adalah versi paling lanjut. Sekedar mengingatkan untuk aplikasi yang dipakai sebagai tutorial ini menggunakan aplikasi appbuilder online, kunjungi halamannya disini

Membuat aplikasi android semudah membuat mie instan
Appybuilder

Tutorial Membuat Aplikasi Android Secara Mudah

Seperti janji pada tulisan sebelumnya Tutorial Membuat Android Secara Mudah | Appybuilder, Thunkable dan App Inventor kali ini kita akan membahas bagian design. Komponen pertama adalah  palette yang disusun dari beberapa menu, semuanya dikelompokkan ke dalam satu menu jika memiliki tema / fungsi yang sama. Komponen palette ini terjadi dari beberapa bagian lagi yaitu User Interface, Layout, Media, Drawing and Animation, Maps, Sensors, Social, Storage, Connectivity, LEGO® MINDSTORMS®, Visualization, Monetize, Advanced, Experimental dan Extension. Kali ini kita akan membahas semua hal yang ada dalam User Interface. 

User Interface

User Interfase atau tampilan antar muka merupakan bagian awal dari komponen palette. User interface sendiri terbagi lagi menjadi beberapa menu, lihat gambar dibawah ini.
Membuat aplikasi android semudah membuat mie instan
Appybuilder

Button

Button merupakan menu awal yang ada di user interface, button ini merupakan menu yang berfungsi seperti tombol untuk melakukan fungsi selanjutnya. Sebagai contoh jika kalian memainkan game ada menu untuk keluar, yang jika ditekan maka aplikasi akan keluar. Button merupakan variabel yang sering digunakan dalam pembuatan aplikasi.
Membuat aplikasi android semudah membuat mie instan
Appybuilder
Untuk menggunakan fungsi button ini, kalian cukup menarik fungsi button ke tengah komponen viewer. Setelah tampil dalam menu viewer kalian bisa mengubah nama button dengan fasilitas rename atau menghapus dengan fasilitas delete yang ada pada component. Rename atau mengganti nama sangat penting untuk memudahkan penyusunan block, terutama jika button yang kalian pasang sangat banyak. 
Selanjutnya kalian perhatikan menu properties, disana ada beberapa bagian lagi yaitu :
BackgroundColor

      Default
BackgroundColor berfungsi untuk merubah warna tampilan dari button. Warna awal dari button adalah default, untuk merubah warna button ini cukup klik tombol default lalu klik warna yang kalian inginkan.
Enabled
Menu ini secara default dalam keadaan sudah tercentang, jika kalian menghilangkan tanda centang ini maka akan mematikan fungsi button jika ditekan. Biarkan saja dalam keadaan tercentang, kecuali jika kalian mempunyai keinginan yang berbeda terhadap fungsi berbeda.
FontBold
FontBold merupakan menu untuk merubah huruf menjadi tebal sama seperti fungsi bold pada ms-office. Dengan memberi centang pada menu FontBold akan mengubah tulisan di button menjadi tebal.
FontItalic
FontItalic  merupakan menu untuk merubah huruf menjadi miring sama seperti fungsi italic pada ms-office. Dengan memberi centang pada menu FontItalic akan mengubah tulisan di button menjadi huruf miring.
FontSize
Jika kalian merasa tulisan di button kurang besar atau kurang kecil kalian bisa merubah ukuran huruf nya di menu FontSize ini.
FontTypeface

default ▾
Kalian juga bisa merubah jenis hurufnya sesuai dengan keinginan kalian, msekipun jenis huruf yang disediakan sangat terbatas, hanya ada 3 jenis huruf yaitu sans serif, serif dan monospace.
FontTypefaceCustom
Untuk mengatasi keterbatasan jenis huruf yang disediakan kalian bisa memasukkan jenis huruf yang lain dengan menggunakan FontTypefaceCustom. Kalian bisa mendownload huruf nya disini
Height
Untuk mengatur tinggi menu button gunakan menu height. Secara default terisi automatic ini akan membuat tinggi tombol button otomatis sesua dengan ukuran huruf. Kalian juga bisa mengubah ukuran menjadi Fill parent yang membuat tinggi button memenuhi layar handphone. Atau atur sendiri tinggi button dengan menulis angka pada kolom pixels atau percent

Width
Menu width ini untuk mengubah lebar menu button yang ingin kalian buat, sama hanya dengan menu height kalian diberi pilihan untuk membuat lebar button kalian.
Image
Menu image ini untuk memberi gambar atau mengubah tampilan button kalian sesuai keinginan. klik menu image kemudian akan ada pilihan upload file. Klik upload file dan pilih gambar yang tersimpan dalam komputer kalian. klik ok tunggu aplikasi mengunggah gambar kalian kedalam aplikasi.
Shape

default ▾
Secara default tombol menu disajikan dalam bentuk persegi panjang, ada 3 pilihan bentuk yaitu rounded atau bulat, rectanguler atau persegi panjang dan oval.
ShowFeedback
Menu showfeedback atau tampilkan umpan balik secara default sudah tercentang.
Text
Secara default tulisan di button adalah text for button1, kalian bisa mengubah tulisan menjadi sesuai fungsi dari aplikasi yang kalian buat misal masuk, keluar, lanjut dan lainnya
TextAlignment

center : 1 ▾
TextAlignment ini untuk mengatur kata pada button apakah rata kiri, tengah ataupun rata kanan
TextColor

      Default
Secara bawaan warna tulisan pada button akan tersetting default kalian bisa merubah warna tulisan dengan menekan tulisan default dan memilih warna yang kalian inginkan.
Visible
Visible ini merupakan menu untuk menampilkan button terlihat atau tidak secara default menu ini akan tercentang. Kalian bisa mengubah pengaturannya dengan menekan tombol centang.
Sampai disini tombol button telah selesai kalian buat.
Ikuti tulisan selanjutnya untuk menu yang lainnya
Salam Koper

Tutorial Membuat Aplikasi Android Secara Mudah | Bagian 3


Piye Kabare Brooo…!!!


Tutorial Membuat Aplikasi Android Secara Mudah | Bagian 3Pada bagian ini kita masih akan kupas pada bagian design kembali, karena aplikasi android yang akan kalian buat pada awalnya harus tertata rapi desainnya. Kemampuan mengatur dan meletakkan komponen yang tepat pada bagian design ini selain akan membuat tampilan aplikasi buatan kalian terlihat elegan juga akan memudahkan penyusunan block nantinya.

AppBuilder

Tutorial Membuat Aplikasi Android Secara Mudah | Bagian 3

Melanjutkan tulisan sebelumnya yang membahas properties di tampilan awal aplikasi yaitu screen. Properties ini akan mengatur tampilan komponen palette yang kalian buat agar menjadi rapi sesuai keinginan kalian.
ScreenOrientation

Unspecified ▾
ScreenOrientation ini berfungsi untuk mengatur tampilan aplikasi kalian apakah potrait atau berdiri, tidur atau landscape, sensor atau sesuai dengan keadaan handphone pengguna, user atau sesuai keinginan pengguna.
Scrollable
Scroollable ini mempunyai fungsi ketika aplikasi buatan kalian terlalu panjang maka akan muncul tombol geser disamping kanan agar aplikasi bisa dilihat sampai ke bawah. Penggunaanya tinggal memberi centang saja.
ShowListsAsJson
JSON merupakan open standard untuk pertukaran data yang berupa teks. Dengan menggunakan syntax yang sederhana, anda bisa menyimpan apapun, mulai dari data berupa number, string, array dan object dalam bentuk teks. Sekali anda membuat string JSON, maka cukup mudah untuk mengirimkannya ke aplikasi lain, karena ia hanya berupa teks. Penggunaanya tinggal memberi centang saja.
ShowStatusBar
Berfungsi ketika aplikasi dimainkan maka status bar hp android seperti batere, jam, sinyal hp akan tetap terlihat ketika aplikasi buatan kalian digunakan.
Sizing

Fixed ▾
Sizing mempunyai fungsi sebagai pengaturan  aplikasi akan tetap tidak perduli ukuran layar hp android pengguna, sedangkan jika kalian memilih responsive maka aplikasi akan menyesuaikan seperti ukuran layar hp kalian.
StatusBarColor

      Default
StatusBarColor akan membuat warna background di status bar hp android pengguna berubah warna sesuai dengan keinginan kalian
Title
Untuk merubah nama screen 1 menjadi lebih menarik sesuai keinginan kalian maka appbuilder menyediakan menu title. Silahkan tulis di kolom title.
TitleColor

      Default
Fungsi TitleColor ini untuk merubah warna title diatas.
TitleVisible
Jika kalian tidak menginkan Menu title diatas tampil maka hilangkan tanda centang.
TutorialURL
TutoriialURL untuk memberikan link website yang kalian inginkan pada aplikasi yang akan dibuat.
VersionCode
VersionName
VersionCode dan VersionName untuk memberi nama aplikasi kalian dan versinya.
Demikian Tutorial Membuat Aplikasi Android Secara Mudah | Bagian 3 semoga membantu dan bermanfaat. Ikuti bagian 4 untuk pembahasan bagian palette.
Salam Koper

Tutorial Membuat Aplikasi Android Secara Mudah | Bagian 2

Piye Kabare Brooo…!!!

Tutorial Membuat Aplikasi Android Secara Mudah | Bagian 2, Melanjutkan tulisan sebelumnya pada bagian ini kita akan mulai membahas semua menu yang ada pada aplikasi appybuilder serta penjelasan fungsinya masing-masing. Aplikasi appybuilder tersedia dalam online maupun offline. Untuk tutorial ini saya menggunakan aplikasi appybuilder online yang bisa kalian kunjungi disini



Membuat aplikasi android semudah membuat mie instan
AppyBuilder

Tutorial Membuat Aplikasi Android Secara Mudah | Bagian 2

Pada bagian ini kita akan kupas pada bagian design dulu, karena aplikasi android yang akan kalian buat pada awalnya harus tertata rapi desainnya. Kemampuan mengatur dan meletakkan komponen yang tepat pada bagian design ini selain akan membuat tampilan aplikasi buatan kalian terlihat elegan juga akan memudahkan penyusunan block nantinya.

Screen

Pada halaman awal akan nampak tampilan appybuilder dengan nama screen1. Pada bagian ini kalian bisa merubah tampilannya dengan mengubah bagian propertiesnya. Perubahan pada properties ini tergantung pada kebutuhan kalian akan pembuatan aplikasi android tersebut. Mari kita bahas satu persatu


AboutScreen
Secara default kosong, bisa kalian isi untuk menjelaskan tentang aplikasi yang kalian buat. Sebagai contoh lihat gambar dibawah, ini merupakan tampilan dari AboutScreen yang saya isi  “test untuk semuasoftware.com

Membuat aplikasi android semudah membuat mie instan
AppyBuilder



ActionBarColor

      Default
ActionBarColor untuk merubah warna diatas aplikasi, lihat gambar diatas yaitu pada tulisan Screen1 backgroundnya berwarna merah. Tekan default untuk merubah warna yang kalian inginkan.
AlignHorizontal

Left : 1 ▾
Menu ini untuk mengatur letak dari komponen palette kalian apakah disebelah kiri tengah atau kanan dari tampilan screen kalian.
AlignVertical

Top : 1 ▾
Menu ini untuk mengatur letak dari komponen palette kalian apakah disebelah diatas, tengah atau bawah dari tampilan screen kalian.
AppName
AppName ini untuk membuat nama aplikasi kalian. 
ApplicationPackage
Menu ini juga untuk membuat nama aplikasi, cuman bedanya pada ApplicationPackage ini untuk membuat nama aplikasi saat kalian kirim ke playstore.
BackgroundColor

      Default
Background color ini untuk merubah warna pada screen nya. Tekan default untuk merubah warna yang kalian inginkan.
BackgroundImage
Menu ini untuk menampilkan gambar pada layar screen. Caranya tinggal klik untuk mengupload gambar yang ada pada hardisk kalian.
CloseScreenAnimation

Default ▾
Untuk memberi tampilan animasi pada saat menutup screen1 atau berganti ke screen yang lainnya.
Icon
Menu icon ini untuk membuat gambar aplikasi kalian yang akan tampil pada menu hp android.
OpenScreenAnimation

Default ▾
OpenScreenAnimation ini untuk memberikan sentuhan animasi pada saat kalian akan membuka screen ini.
Padding
Padding ini untuk mengatur tata letak komponen dari palette di viewernya. Contoh lihat gambar dibawah untuk melihat perbedaan padding 0 dengan padding 60
Membuat aplikasi android semudah membuat mie instan
Padding default
Membuat aplikasi android semudah membuat mie instan
Padding 60

Ikuti tulisan selanjutnya untuk pembahasan screen

Salam Koper

ARSCLIP | Software Untuk Simpan Aktivitas Copy Pada Clipboard Dengan Mudah Dan Cepat

Piye Kabare Brooo…!!!

ARSCLIP | Software Untuk Simpan Aktivitas Copy Pada Clipboard Dengan Mudah Dan Cepat , Sebagai pengguna komputer utamanya yang sering mengerjakan tugas menggunakan aplikasi kantor baik Ms Office, Open Office ataupun yang lainnya, tentunya sering menggunakan langkah copy dan paste. Namun langkah copy paste di aplikasi perkantoran hanya bisa menyimpan satu kali memori yaitu memory yang terakhir. Bayangkan jika kalian lima kali melakukan copy pada sebuah kata atau kalimat, pasti yang bisa di paste pada dokumen kalian hanya aktivitas yang terakhir kali kalian lakukan. Hal ini tentu sangat tidak praktis jika pekerjaan kalian membutuhkan waktu yang lama.

Software Untuk Simpan Aktivitas Copy Pada Clipboard Dengan Mudah Dan Cepat
ArsClip

ARSCLIP | Software Untuk Simpan Aktivitas Copy Pada Clipboard Dengan Mudah Dan Cepat

ARSCLIP merupakan software ringan, gratis dan portable menjawab dengan mudah semua permasalahan itu. Segala aktivitas copy yang kalian lakukan baik teks, image ataupun copy file akan disimpan dalam aplikasi  sehingga kalian  tetap bisa melakukan paste dari  aktivitas copy yang manapun, mulai dari yang pertama hingga yang terakhir

ArsClip

Aplikasi ArsClip penggunaanya cukup mudah, semudah merebus air untuk membuat secangkir kopi yang nikmat.

Download dulu aplikasi ARSCLIP dibawah ini

Langkah selanjutnya ekkstrak file ke dalam hardisk komputer kalian ataupun media penyimpanan lain. Aplikasi ArsClip ini merupakan aplikasi portable sehingga kalian  tidak perlu menginstallnya. Setelah selesai jalankan aplikasi ArsClip sehingga muncul ikon huruf A seperti ini pada tollbar komputer sebelah kanan bawah.
Software Untuk Simpan Aktivitas Copy Pada Clipboard Dengan Mudah Dan Cepat
ArsClip
Setiap kali kalian melakukan aktivitas copy maka setiap saat itu juga akan tersimpan dalam ArsClip. Setlah itu untuk melihat daftar hasil copy teks tadi tekan CTRL+SHIFT+Z.
Software Untuk Simpan Aktivitas Copy Pada Clipboard Dengan Mudah Dan Cepat
ArsClip
Untuk melakukan paste, pilih klik teks hasil copy yang manapun dalam daftar maka akan langsung tampil dalam lembar kerja kalian. Aplikasi ini juga bisa copy gambar juga lihat gambar diatas gambar yang di copy pun tampak dan tentu saja bisa kalian paste kan dengan sekali klik,
Salam Koper

Tutorial Membuat Aplikasi Android Secara Mudah | Appybuilder Thunkable dan App Inventor

Piye Kabare Brooo…!!!

Tutorial Membuat Android Secara Mudah | Appybuilder, Thunkable dan App Inventor, Sehubungan dengan banyaknya permintaan baik melalui email dan whatsapp untuk menuliskan tutorial mulai awal, maka kali ini mimin mulai dari awal atau dasarnya. Tutorial ini akan kita bagi menjadi beberapa bagian, dimulai dari pengenalan aplikasinya. Aplikasi yang kita pakai adalah appinventor, thunkable dan appybuilder. Tiga aplikasi itu sebenarnya sama berbasis dari app inventor, sedangkan thunkable adalah versi pengembangannya dan appybuilder adalah versi paling lanjut.

Membuat aplikasi android semudah membuat mie instan

Membuat aplikasi android semudah membuat mie instanMembuat aplikasi android semudah membuat mie instan

Tutorial Membuat Android Secara Mudah | Appybuilder, Thunkable dan App Inventor

Meskipun pada dasarnya tiga aplikasi diatas sama namun ada sedikit perbedaan baik dari segi tampilan maupun dari segi penggunannya. Appybuilder yang merupakan pengembangan tertinggi dari app inventor dulunya merupakan aplikasi berbayar, namun sekarang bisa diakses secara gratis. Tiga aplikasi diatas merupakan aplikasi berbasis web. Baiklah kita mulai dari pengenalan aplikasi itu sendiri, disini kita gunakan aplikasi appybuilder karena aplikasi ini lebih lengkap. Untuk menggunakan aplikasi ini kalian bisa mengunjungi situsnya  klik gambar dibawah

Pengenalan Aplikasi

Seperti halnya App Inventor maupun Thunkable, aplikasi Appybuilder terdiri dari dua bagian yaitu Design dan Block. Design digunakan untuk merancang tampilan aplikasi yang akan buat sedangkan block merupakan kumpulan program yang sudah dikemas sedemikian rupa untuk memudahkan kalian  agar aplikasi yang dibuat bisa berjalan. Jadi Block seperti puzzle yang memungkinkan kita bisa membuat aplikasi tanpa harus belajar bahasa pemograman yang rumit
Membuat aplikasi android semudah membuat mie instan
Appybuilder
Gambar diatas merupakan tampilan design dari aplikasi appybuilder. Bagian design ini terdiri dari empat komponen yaitu palette, viewer, components dan properties. Masing-masing kompnen terdiri dari beberapa bagian lagi yang mempunyai fungsi saling mendukung dan melengkapi
Membuat aplikasi android semudah membuat mie instan
Appybuilder
Gambar diatas merupakan tampilan blocks yang terdiri dari dua bagian yaitu block dan viewer. Aplikasi yang kalian buat di design tidak akan bisa berjalan jika setelan block tidak kalian setting, ibarat tubuh maka block ini merupakan otak yang menjalankan seluruh aplikasi.
Tulisan selanjutnya  adalah mengenal  palette yang merupakan bagian dari komponen design. Ikuti terus tutorial membuat android dengan mudah ini, karena dengan tiga aplikasi tersebut siapapun bisa membuat aplikasi android seperti halnya membuat mie instan.
Salam Koper

Gandakan Aplikasi Android | Pasang Dua Aplikasi Yang Sama Dalam Satu Android

Piye Kabare Brooo…!!!

Gandakan Aplikasi Android | Pasang Dua Aplikasi Yang Sama Dalam Satu Android, Hari gini siapa sih yang belum menggunakan hp android? selain harganya yang murah hp dengan sistem android sangat mudah penggunaannya. Disamping itu ribuan aplikasi dan games gratis bertebaran siap di download. Sistem android memudahkan kalian untuk menginstal sebuah aplikasi dari berbagai sumber baik sumber resmi di Google Play Store maupun yang lainnya. Kalian bahkan bisa dengan mudah membuat aplikasi sendiri, sampai cloning atau menggandakan sebuah aplikasi android.

aplikasi pengganda terbaik
App Cloner

Gandakan Aplikasi Android | Pasang Dua Aplikasi Yang Sama Dalam Satu Android

Sebuah aplikasi biasanya hanya bisa terpasang satu saja dalam sebuah hp android. Kalau kalian melakukan cloning aplikasi android, kalian bisa dengan mudah menginstal dua aplikasi android yang sama dalam satu hp. Sebagai contoh kalian ingin menginstal dua aplikasi bbm, whatsapp atau game lainnya dalam hp android yang sama.

Cara Paling Mudah Menggandakan Aplikasi Android

Menggandakan aplikasi Android sekarang sangat mudah, kalian tidak harus menggunakan software komputer untuk proses compile, decompile, hingga signing. Hanya dengan menggunakan aplikasi android, kalian bisa dengan mudah menggandakan aplikasi  tanpa bantuan komputer.Aplikasi sosial media adalah salah satu aplikasi yang paling banyak digunakan. Dan pastinya kalian memiliki lebih dari satu akun untuk memisahkan antara keperluan keluarga dengan keperluan pekerjaan. Dengan menginstal 2 aplikasi yang sama di dalam perangkat android pasti akan sangat bermanfaat.

App Cloner

App Cloner merupakan aplikasi pengganda terbaik pilihan tim semuasoftware.com . Selain penggunaannya yang mudah aplikasi ini juga sangat ringan. Aplikasi ini mampu menduplikasikan semua aplikasi android serta menyimpannya dalam menu android bukan dalam menu aplikasinya seperti  aplikasi yang lainnya.

Cara Menggunakan App Cloner

Download App Cloner melalui playstore atau melalui link dibawah ini untuk versi terbaru

Setelah itu kalian install aplikasi pada smartphone android kalian.

Buka aplikasi app clone lalu pilih aplikasi mana yang akan kamu gandakan. Misalnya whatsapp. kalian pasti  ada yang punya lebih dari satu akun whatsapp. Klik aplikasi whatsapp yang ada dalam daftar aplikasi di App Cloner. Kalian bisa mulai menentukan pengaturan tambahan sebelum proses cloning dimulai.

Agar ikon aplikasi yang kalian gandakan dengan aplikasi asli tidak tertukar, kalian bisa mengaktifkan pengaturan Flip Icon dan Change Icon Color. Hasilnya ikon aplikasi Android hasil cloning akan tampak berbeda dengan aslinya. Setelah selesai, klik tanda centang. Lalu tunggu hingga proses cloning aplikasi Android kamu selesai.
Jika proses cloning sudah selesai, kalian bisa langsung menginstalnya, bisa juga kalian menginstalnya lain waktu lewat tab Cloned Apks yang ada di aplikasi ini.
Catatan:
Beberapa aplikasi memiliki masalah jika digandakan. Seperti Facebook yang tidak bisa membaca Google Map, atau aplikasi lain yang belum diketahui batasan apa yang dihilangkan.