Kategori
Virus Windows

Teknik Penyebaran Malware Bagian 2

Piye Kabare Brooo…!!!
Memahami dengan dekat apa itu malware tentu mempermudah kita dalam mengatasi dan mencegah malware.  Setelah membahas ciri-ciri komputer yang terkena malware dan aktivitas yang biasanya dilakukan oleh malware. Maka kita perlu juga tahu jenis-jenis malware yang ada di dunia ini. Banyak orang salah kaprah dengan menganggap segala hal yang merusak semua sistem komputer adalah virus. Sebenarnya kurang tepat, karena virus sendiri adalah bagian dari malware. Nah kali ini kita akan  berkenalan dengan malware, apa itu malware , jenis dan bagian dari malware, asal usul malware, cara penyebaran malware, cara mengatasi malware dan sebagainya.

Teknik Penyebaran Malware Bagian 2

P2P

Salah satu media download adalah peer to peer atau P2P yang mungkin sebagian orang lebih mengenal dengan Torrent. Malware biasanya menggunakan torrent ini untuk menyebarkan dirinya dengan menggunakan nama yang unik sehingga kalian tertarik untuk mendownloadnya.

Removable Media

Fdd atau flashdisk merupakan media penyimpanan yang digunakan oleh sebagian besar orang. Malware menggunakan media ini untuk menyebarkan dirinya dengan cepat, apalgi jika Sistem Operasinya jarang di update. Malware yang aktif pada fdd hanya butuh pengguna membuka fdd tersebut, jika terbuka maka otomatis malware akan menyebar.

Bluetooth

Jangan pernsh menghidupksn bluetooth jika kalian tidak menggunakannya, terutama bluetooth pada smartphone. Karena malware dapat menyebar melalui bluetooth yang menyala. Gunakan level security pada bluetooth menggunakan password pada saat melakukan pairing.

Website 

Dalam dunia malware, segala cara akan digunakan untuk bisa menyebarkan dirinya sendiri. Termasuk menyebar melalui website, umumnya web yang digunakan malware untuk menyebar adalah penyedia aplikasi dan game bajakan serta penyedian konten pornografi. Namun tak tertutup kemungkinan situs berita biasa juga menjadi sarana penyebaran malware.

Celah Keamanan

Selalu lakukan update sistem operasi agar celah yang ada pada sistem opersai segera dapat tertutup. Jika kalian malas melakukan update maka akan banyak patch yang berisi celahyang memngkinkan malware masuk melalui lubang tersebut.
Sebelumnya

Salam Koper

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *